Like Us on Facebook

Follow Us on Twitter

Kontak Kami Dengan Email

 

Kode Etik Sivitas Akademika STFB

  Kode Etik Sekolah Tinggi Farmasi Bandung

Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa wajib mengikuti kode etik yang diwujudkan dalam bentuk:

(1)    Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi hukum dan peraturan yang mengikat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(2)    Menjunjung tinggi kesusilaan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

(3)    Menjunjung tinggi universalitas dan objektifitas ilmu pengetahuan untuk mencapai kebenaran.

(4)    Menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan Tri Darma Perguruan Tinggi.

(5)    Menjunjung tinggi sifat beradab dan beragama dalam pengembangan, penyebarluasan, dan pengamalan ilmu pengetahuan.

(6)    Memberi teladan perilaku dan pola pikir akademik bagi masyarakat.

 

 

  •        Kode Etik Dosen

 

Dosen sebagai tenaga pendidik wajib mengikuti kode etik yang diwujudkan dalam bentuk:

 

(1)    Mengajar dan memberikan layanan akademik dengan cara terbaik menurut kemampuannya serta penuh dedikasi, disiplin, dan bijaksana.

 

(2)    Mengajar dan memberikan layanan akademik sesuai dengan prinsip dan konsep ilmiah, teori, dan metode bidang ilmu tertentu

(3)    Melakukan bimbingan akademik kepada mahasiwa tingkat akhir sesuai dengan penugasan dan bidang ilmu pengetahuannya.

 

(4)    Memacu dan memfasilitasi rasa ingin tahu mahasiswa dan memberikan kebebasan dalam memilih sumber pengetahuan.

 

(5)    Mengajar dan memberikan layanan akademik berdasarkan referensi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

 

(6)    Menghindari hal-hal yang mengarah pada kemungkinan terjadinya pertentangan kepentingan pribadi dalam proses belajar mengajar.

 

(7)    Menjaga kehormatan diri dan institusi dengan tidak melanggar norma yang berlaku dalam menjalankan tugasnya sebagai dosen.

Dosen sebagai peneliti wajib mengikuti kode etik yang diwujudkan dalam bentuk:

 

(1)    Melakukan penelitian serta berpikir secara logis, kritis, cermat, dan sistematis.

(2)    Bersikap proaktif dalam melakukan penelitian untuk memecahkan masalah yang ada di masyarakat.

 

(3)    Memanfaatkan hasil penelitian secara berdayaguna dan berhasilguna bagi kepentingan masyarakat.

 

(4)    Melindungi hak dan kewajiban staf peneliti, termasuk mahasiswa yang terlibat dalam penelitiannya.

 

(5)    Mematuhi ketentuan publikasi karya ilmiah sesuai kaidah keilmuan yang berlaku.

 

(6)    Mempertanggungjawabkan sarana dan prasarana termasuk dana penelitian yang dikelolanya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

 

 

Dosen dalam melaksanakan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat wajib mengikuti kode etik yang diwujudkan dalam bentuk:

 

(1)    Bersikap proaktif melakukan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat untuk memecahkan masalah yang ada di masyarakat.

 

(2)    Bertanggungjawab akan materi pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat sesuai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasainya.

 

(3)    Mempertanggungjawabkan sarana dan prasarana termasuk dana pelayanan yang dikelolanya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

 

 

Perilaku Dosen Dalam Kehidupan Kampus

 

(1)    Memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

 

(2)    Tidak merokok dalam ruangan kelas dan ruang kantor di lingkungan kampus.

 

(3)    Bersikap bijak dalam menggunakan fasilitas, sarana, dan prasarana institusi.

 

(4)    Berpakaian sopan dan disesuaikan dengan peran, lingkungan, dan sifat acara yang dihadiri:

 

a)    Pakaian dosen di kantor dan di kelas/ruang kuliah adalah pakaian formal.

 

b)    Pakaian dosen di luar kelas, dalam peran sebagai utusan Sekolah Tinggi untuk menghadiri undangan resmi adalah pakaian formal dan disesuaikan dengan permintaan pengundang.

 

c)     Pakaian dosen untuk acara yudisium sarjana adalah pakaian bebas rapi.

 

Hubungan Dosen dengan Sekolah Tinggi Farmasi Bandung

 

(1)    Memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas yang tinggi kepada Sekolah Tinggi Farmasi Bandung serta menjunjung tinggi harkat, martabat, dan wibawa Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

(2)    Berperan aktif memelihara dan mengembangkan Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

(3)    Mematuhi dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh semua peraturan dan kebijakan yang ditetapkan Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

(4)    Tidak menggunakan Sekolah Tinggi Farmasi Bandung untuk meraih kepentingan dan keuntungan pribadi atau untuk mencapai tujuan yang menyimpang dari fungsi Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

 

 

Hubungan Dosen dengan Teman Sejawat

 

(1)  Bekerja secara harmonis dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.

 

(2)  Memegang teguh dan menghormati hak kebebasan akademik.

 

(3)  Mengembangkan, meningkatkan mutu profesi, dam membina hubungan kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial.

 

(4)  Menghormati dan saling membina kompetensi akademik.

 

 

 

Hubungan Dosen dengan Mahasiswa

 

(1)    Melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran dengan berpegang pada nilai moral dan profesionalisme serta tidak diskriminatif.

 

(2)    Mendorong dan memfasilitasi mahasiswa agar menjadi pribadi yang berilmu, bermoral, dan berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

 

(3)    Bersikap terbuka menerima perbedaan pendapat yang menyangkut ilmu pengetahuan

 

(4)    Bersikap terbuka terhadap pertanyaan mahasiswa mengenai mata kuliah yang diasuhnya dan siap membantu mahasiswa yang mengajukan pertanyaan, baik di kelas maupun di tempat lain.

 

 

 

Hubungan Dosen dengan Tenaga Kependidikan

 

(1)  Memposisikan tenaga kependidikan sebagai mitra kerja dan bersikap saling menghargai.

 

(2)  Menjaga hubungan baik dalam bidang pekerjaan secara profesional dan kemanusiaan dalam suasana kekeluargaan.

 

 

  •       Kode Etik Mahasiswa

 

Mahasiswa Sekolah Tinggi Farmasi Bandung berkewajiban untuk mampu mencerminkan hal-hal sebagai berikut:

 

(1)    Berperilaku baik dan bertanggungjawab terhadap segala tindakannya serta menghormati dan hak dan keberadaan orang lain, baik di dalam maupun di luar kampus.

 

(2)    Mampu menjadi contoh bagi masyarakat atas pencapaian prestasi akademik dan profesional.

 

(3)    Menjunjung tinggi dan memelihara kejujuran dan integritas akademik dan profesional, tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun (plagiarism, mencontek, merusak hak cipta, memberikan informasi yang menyesatkan, mengubah dokumen tanpa kewenangan, menyalahgunakan dokumen, rekaman, atau instrumen Sekolah Tinggi Farmasi Bandung), baik ketika berada di dalam maupun di luar kampus.

 

(4)    Menjaga lingkungan dan mampu merawat fasilitas yang ada di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, tidak merusak atau menyalahgunakan pemakaian infrastruktur/gedung/ruang perkuliahan, laboratorium, penelitian, perkantoran/administrasi, dan infrastruktur/gedung/ruang umum lainnya.

 

(5)    Bertanggungjawab dan mampu membuat perencanaan studi untuk meraih prestasi akademik yang baik.

 

(6)    Memiliki hubungan sosial yang baik antar sesama dan mengikuti secara aktif berbagai kegiatan non-kurikuler.

 

(7)    Memiliki motivasi, daya juang, dan daya tahan yang tinggi untuk meraih prestasi terbaik.

 

(8)    Kepatuhan dan menjunjung tinggi segala peraturan yang berlaku baik di dalam maupun di luar kampus.

 

(9)    Mampu mengemban amanah sebagai insan akademik dan memenuhi komitmen yang sudah dijanjikan.

 

 

 

Perilaku Mahasiswa Dalam Kehidupan Kampus

 

(1)    Mahasiswa sebagai anggota sivitas akademika harus memahami, menghormati, dan menaati norma umum, hukum, dan peraturan Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

(2)    Sebagai anggota masyarakat, mahasiswa harus mengikuti kaidah, etika, norma, dan peraturan perundangan yang berlaku.

 

(3)    Mahasiswa, sesuai dengan norma agama harus menghormati hak-hak orang lain, bersikap santun, serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

 

(4)    Mahasiswa harus mempunyai kepedulian dan kepekaan terhadap kehidupan sivitas akademika Sekolah Tinggi Farmasi Bandung.

 

(5)    Mahasiswa harus ikut memelihara, menjaga keutuhan dan kebersihan fasilitas umum serta ruang publik dalam kampus.

 

(6)    Mahasiswa dilarang menggunakan fasilitas kampus untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan peruntukan atau fungsinya.

 

Etika dan Sopan Santun Mahasiswa

 

(1)    Mahasiawa, sebagai anggota masyarakat Sekolah Tinggi Farmasi Bandung, agar berperilaku sesuai dengan etika sopan santun secara umum.

 

(2)    Mahasiswa harus berpakaian sopan, sesuai dengan norma susila dan etika, rapi, dan bersih dalam mengikuti semua kegiatan di dalam kampus.

 

Hubungan Mahasiswa dengan Sekolah Tinggi

 

(1)    Menghormati institusi dengan cara menjunjung tinggi dan menjaga nama baik Sekolah Tinggi.

 

(2)    Mematuhi segala peraturan yang ditetapkan oleh Sekolah Tinggi, baik yang menyangkut akademik maupun non akademik.

 

(3)    Senantiasa memelihara fasilitas STFB, menjaga kebersihan, keamanan, serta kerukunan antar sivitas akademika.

 

(4)    Senantiasa menjaga prosesi setiap kegiatan dan atau upacara dengan cara tidak mengganggu, membuat keributan/keonaran yang dapat mengurangi kehidmatan sebuah upacara maupun kegiatan.

 

          Hubungan Mahasiswa dengan Dosen

 

(1)    Mengikuti kegiatan akademik denga sungguh-sungguh dan bertanggungjawab.

 

(2)    Menghindarkan diri dari hal-hal atau perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan merendahkan derajat dan martabat dosen sebagai pengajar.

 

(3)    Memberikan koreksi kepada dosen jika pendapat dosen keliru dalam proses belajar mengajar secara santun.

 

(4)    Wajib melaksanakan dan menyelesaikan tugas-tugas akademik yang diberikan oleh dosen, dalam rangka memperlancar penyelesaian studi secara arif, jujur, dan bertanggungjawab.

 

(5)    Berpakaian sopan (tidak menggunakan celana pendek, bersandal jepit) pada saat mengikuti kegiatan perkuliahan.

 

Hubungan Mahasiswa dengan Tenaga Kependidikan

 

(1)    Berpakaian sopan (tidak menggunakan celana pendek, bersandal jepit) pada saat meminta layanan.

 

(2)    Bersikap sopan dan santun dalam meminta layanan.

 

(3)    Bersikap sabar pada saat menunggu layanan.

 

          Hubungan Antar Mahasiswa

 

(1)    Memegang teguh dan menghormati hak kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik.

 

(2)    Menghayati dasar-dasar bermasyarakat dalam lingkungan sekolah tinggi, dan membangun, memelihara, serta mengembangkan hidup bermasyarakat di dalam kampus yang multikultur.

 

(3)    Menghayati dasar-dasar kekeluargaan dalam penyelenggaraan kegiatan akademik maupun non akademik.

 

          Hubungan Mahasiswa dengan Organisasi Kemahasiswaan

 

(1)    Organisasi kemahasiswaan adalah wadah tempat mahasiswa melaksanakan kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler.

 

(2)    Kegiatan ko-kurikuler sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah kegiatan mahasiswa yang secara langsung menunjang peningkatan ketajaman penalaran mahasiswa dalam berbagai forum antara lain forum diskusi, forum debat, seminar dan kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

(3)    Kegiatan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah kegiatan yang mampu menunjang semangat belajar mahasiswa meliputi kegiatan pengembangan minat, bakat dan kegemaran, dalam bentuk olah raga, kesenian dan kebudayaan.

 

(4)    Setiap mahasiswa memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi, menghormati, dan saling toleransi atas keberadaan organisasi kemahasiswaan yang ada di STFB.

 

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Last Updated on Saturday, 02 June 2018 15:54

Go to top www.malasngoding.com