Like Us on Facebook

Follow Us on Twitter

Kontak Kami Dengan Email

 

Sambutan Ketua Wisuda Sarjana dan Diploma 2 Juni 2016

SAMBUTAN KETUA
SEKOLAH TINGGI FARMASI BANDUNG

Pada Acara Wisuda Sarjana dan Diploma

Tanggal 2 Juni 2016

 

 

Yang terhormat :

ketua yayasan Adhi Guna Kencana (bapak H. Mulyana)beserta ibu,

Ketua senat dan anggota senat STFB

Ketua kopertis wilayah 4 AYM

Ketua Komite Farmasi Nasional atau yang mewakili

Ketua PP IAI atau yang mewakili

Ketua PD IAI Jawabarat

Ketua Pafi Jabar

Kepala dinkes provinsi jawabarat

Kepala Balai POM

Kepala dinkes kota bandung

Para Wisudawan/wisudawati dan keluarga,

Serta para tamu undangan yang berbahagia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi,Salam Sejahtera bagi kita semuanya.

Tiada lagu yang pantas kita nyanyikan, tiada syair yang layak kita dendangkan, dan tiada kata yang harus kita ucapkan selain simponi dzikir dan syukur kehadirat Allah Swt, karena atas rahmat dan inayah-Nya, kita dapat melaksanakan Acara Wisuda ini, dengan penuh khidmat. Shalawat dan salam, selalu tercurah keharibaan baginda Nabi Besar Muhammad Saw., keluarga dan sahabatnya, serta para pengikutnya hingga akhir zaman.

 

Wisudawan yang berbahagia,

Wisuda merupakan puncak dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Akan tetapi, wisuda bukanlah segala-galanya dalam konteks belajar sepanjang hayat (long-life education). Sebab, manusia adalah makhluk pembelajar yang tidak pernah mengenal kata berhenti. Begitu pentingnya belajar, “Tuntutlah ilmu dari buaian ibu hingga ke liang lahat” Barasiapa dalam perjalanan hidupnya ada waktu-waktu tertentu yang digunakan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga”. Aamiin

wisudawan-wisudawati yang semula menjadi mahasiswa D3, S1, dan profesi Apoteker, hari ini dikukuhkan sebagai ahli madya farmasi, sarjana farmasi dan profesi apoteker setelah melalui proses panjang disertai berbagai ujian, cobaan, dan tantangan. Harapan kami, semoga yang lulus diploma dapat meneruskan ke jenjang terapan, yang lulus sarjana dapat melanjutkan ke jenjang magister atau profesi apoteker, dan yang profesi apoteker dapat mengembangkan ilmunya lebih jauh dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian disarana pelayanan kesehatan.

 

kami menghaturkan  terimakasih kepada para orang tua wisudawan/wisudawati, yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik putra-putri bapak/ibu di kampus ini hingga mereka meraih gelar ahli madya, sarjana dan profesi apoteker. Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh civitas akademik STFB yang telah berpartisipasi untuk menyukseskan wisuda ini.

 

Hadirin Sidang Wisuda yang berbahagia,

STFB akan terus berbenah dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Dalam konteks global, fokus pada peningkatan peran perguruan tinggi juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang disepakati dunia yang disebut dengan Sustainable Development Goals (SDGs), agenda yang ditujukan untuk mencapai kondisi dunia yang lebih baik pada tahun 2030, melalui 17 tujuan dan 169 target. Sejalan dengan kesepakatan tentang SDGs, pada tataran perguruan tinggi, telah hadir pula platform Higher Educaon Sustainability Initiative guna mendukung SDGs. Platform tersebut telah diadopsi 272 universitas di 47 negara. STFB perlu menyelaraskan untuk mengadopsi platform tersebut. Sebelum tahun ajaran baru kiranya kami bisa menyusun program tridarma perguruan tinggi sehingga target capaian2nya bisa lebih terarah.

Dalam menyiapkan SDM.....6 doktor satu prof, 3 sedang studi dr dan thn skr 9 dosen yang akan lamjut Dr.

Dalam kesempatan ini saya mengucapkan Terimakasih tak terhingga kepada ketua yys AGK yang selalu mensuport kami terutama dalam penyediaan sarana prasarana dan fasilitas di kampus.

Kami juga terus berkompetisi mencari dana dari pihak lain sperti penelitian dikti, penelitian industri obat/mamin, hibah dikti. Tahun 2012 kami mendapat bantuan dikti untuk pengembangan alat lab, tahun 2014 kami dapat hibah bantuan gubernur jawa barat, tahun 2015 dapat bantuan PPPTS, tahun 2016 kita ajukan lagi mudah2an dapat lagi. Aamiin

Terimakasih kepada wk1,wk2,wk3 beserta team struktural dimasa kepemimpinan saya semoga dapat mewujudkan STFB jaya.

Wisudawan/i yang berbahagia

Kami juga menitipkan nama baik STFB di hati dan jiwa saudara yang paling dalam yang selalu mengalir dalam darah, bergerak dalam denyut nadi dan bersemayam dalam detak jantung. Karena apapun yang dilakukan sebagai alumni, baik dan buruknya akan berpengaruh besar dalam mewujudkan STFB jaya. Kiprah positif di masyarakat sangat membantu kami dalam meningkatkan nama baik dan penilaian masyarakat terhadap almamater kita. Karena itu, mari kita selalu menjaga nama baik STFB baik dari dalam maupun dari luar, melalui saudara-saudari sebagai alumni

Hadirin Sidang Wisuda yang berbahagia,

Saya sendiri punya pengalaman menarik dalam promosi STFB.......

Sbmptn daftar farmasi 22.179 quota 1021 (masih 21.158) khusus dijabar ada 2 ptn 3.276 quota 140 (3136).

 

Hadirin Sidang Wisuda yang berbahagia,

Dalam beberapa hari kedepan kita akan menjalankan ibadah puasa bulan ramadhan semoga kita semua diberikan kesehatan dan menyiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut bulan ramadahan nanti.

 

Untuk menutup uraian ini, mari kita simak kisah tentang 4 lilin yang sedang menyala.

Sedikit demi sedikit meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Lilin yang pertama berkata: “Aku adalah Perubahan. Namun manusia tak mau berubah. Maka lebih baik aku matikan diriku saja!” Sedikit demi sedikit sang lilin pertama ini padam.

Lilin yang kedua berkata: “Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenaliku. Untuk itu tak ada gunanya aku tetap menyala. Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin yang ketiga berbicara: “Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku menyala karena manusia tidak lagi mengganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci sesama saudara”. Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga... Seorang anak masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena anak itu takut kegelapan, ia berkata: “Eeeh apa yang terjadi? Kalian harus tetap menyala, Aku takut kegelapan!” Anak itupun menangis tersedu-sedu. Lalu dengan haru Lilin keempat berkata:

“Jangan takut, Jangan menangis kawan, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat menyalakan ketiga lilin lainnya. Akulah HARAPAN” 

Dengan mata berskaca-kaca, sang anak mengambil lilin HARAPAN, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.

Dari kisah 4 lilin ini kita dapat mengambil pelajaran. Apa yang tidak pernah mati adalah HARAPAN yang ada dalam hati....... Masing-masing kita dapat menjadi aktor, seperti sang anak tadi, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Cinta, dan Perubahan dengan HARAPAN-nya!!!

Para wisudawan/wisudawati adalah HARAPAN. DI TANGAN MU ADA HARAPAN. DI PIKIRANMU ADA IMPIAN. DI HATIMU ADA MASA DEPAN. Wisudawan-wisudawati adalah ASET YANG TAK TERNILAI KARENA HATIMU SELALU MENYALA untuk membangun bangsa, negara dan agama.

Kiranya itu yang bisa saya sampaikan.

Wabillahi taufiqwalhidayah Wassalamu‘alaikum Wr. Wb.

ttd

Entris sutrisno

Ketua STFB.

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Last Updated on Friday, 03 June 2016 03:25

Go to top www.malasngoding.com